Saturday, May 5, 2012

Ujub : Abu Yazid Al-Busthami

#NgaTer tentang #ujub Abu Yazid Al-Busthami oleh @Auliya_Ahmad



: dulu ada seorang salik bertanya pada Syeikh Abu Yazid AlBusthami "tuan Guru, saya sdh beribadah 30 tahun lamanya, Saya sholat sunnah setiap malam, berdzikir, dan sering sekali menjalankan puasa-puasa sunnah para Nabi, tapi anehnya mengapa saya belum mengalami perjalanan rohani seperti yang diceritakan dan saya harapkan?" Tanya salik itu. "mengapa saya tak pernah sekalipun menyaksikan dan mengalami apa pun seperti yang pernah Tuan Guru gambarkan?"

2. Syeikh Abu Yazid menjawab: "seandainya kau beribadat 300 tahun pun, kau tak akan mencapai satu butirpun debu mukasyafah dlm hidup mu"

3. "Kau tak akan mencapai apa yang kau tuju, kalau kau masih menghitung2 dan memamerkan ibadah mu"

4. "Karena sifat Ujub mu adalah hijab besar untuk menemukan dirimu, bgaimana lagi kau mampu mengenal Tuhan mu?. Sombong itu jubah Allah"

5. "Kalau kau memakai Jubah-Nya sedangkan kau ingin menemui-Nya, berarti kau hamba kurang ajar, sadar lah"

6. Lanjut | kemudian salik yang itu memohon pada Syeikh Abu Yazid: "Tuan Guru, tolong obati aku agar hijab itu tersingkap"

7. Syeikh berkata: "tapi kau tak akan mau melakukannya" | salik menjawab: "tentu saja akan kulakukan apapun."

8. Syeikh berkata: "baiklah, lepaskan pakaian bagus mu, ganti dngn baju gembel yang lusuh, kemudian gantung di lehermu kantung berisi kacang, Bawalah beberapa kantung dan pergi ke pasar yg ramai anak kecil, kemudian suruh mereka menamparmu dan setiap anak yg menamparmu, berikan satu kantung kacang, lakukan sampai semua kantung kacang habis.  Kemudian kalau sudah habis, kembal kerumah dan ambil kantung kacang lebih banyak lagi, dan datangi tempat yg dimana banyak orang2 memujimu sebaga ahli ibadah dan pemuka agama yang hebat. Lakukan hal yang sama, suruh orang2 yang menghormati mu menamparmu, dan bagikan pada setiap yg menampar satu kantung kacang, lakukan smpai kantung habis"

9. Salik itu terkejut dan berkata: "Subhanallah, Masya Allah, Laailahailallah, kenapa harus seperti itu?"

10. Syeikh Abu Yazid berkata: "jika kalimat2 Suci itu di ucapkan oleh seorang kafir, maka ia berubah menjadi mukmin, Tapi kalau kalimat tu di uccapkan orang sepertimu, maka kau berubah dari seorang mukmin menjadi lebih buruk dari kafir." 

11. Salik itu bertanya: "kenapa kau menyebutku seperti itu Tuan Guru?"

12. Syeikh Abu Yazid menjawab: " krn hanya kelihatannya saja kau sedang memuji Allah, pdhl kau hanya sedang memuji dirimu sendiri"  

13. Syeikh: "Ketika kau menyebut -Tuhan Maha Suci- seakan kau sedang mensuci-sucikan nama-Nya, pdhl kau hnya sdng menonjolkan kesucian mu"

14. Salik: "Mohon ampun aku, kalau begitu berilah saya nasihat yang lain untuk mendekati Allah"

berkata: "bukankah sudah aku beriikan nasihatnya tadi, dan kau tak akan mampu melakukannya... Lepaskan Jubah Ujub mu"


Description: Deskripsi Anda Disini Rating: 4.5

Cinta Jalaludin Ar-Rumi

#NgaTer Bersama @SufiMuda , Tentang #cinta seorang sufi Jalaludin Ar-Rumi




1. Tanda engkau cinta pastilah setiap saat engkau mengingat dan menyebut nama-Nya.

2. Mencintai Allah adalah kunci untuk menggapai segala kebahagiaan.

3. Cintailah yang di bumi niscaya yang dilangit akan mencintaimu.

4. Cinta adalah tujuan akhir dari perjalanan spiritual untuk mendapatkan Ridha & karunia Allah swt.

5. Tentang hebatnya cinta, penyair sufi Jalaluddin Rumi menggambarkan sebagai berikut ;

Sungguh, Cinta dapat mengubah yg pahit menjadi manis, debu beralih emas, sakit menjadi sembuh, Penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.Cintalah yg mampu melunakkan besi, menghancur leburkan batu karang, membangkitkan yg mati dan meniupkan kehidupan padanya.
 6.      Rumi melanjutkan, Cinta adalah sayap yg sanggup menerbangkan manusia yg membawa beban berat ke angkasa raya, Bila cinta ini berjalan di atas gunung yg tegar, maka gunung pun ber goyang2 dan berlenggang riang.
 7.        Suatu ketika Rumi pernah ditanya gurunya, Syamsyuddin Tabriz, "Apakah anda tdk mengetahui, bahwa semua orang sakit mendambakan kesembuhan; kecuali para penderita sakit cinta, Mereka merindukan sakitnya bertambah dan berhasrat agar sakitnya itu berlipat ganda.

8.         Cinta adalah penyakit, tapi ia dapat membebaskan penderitanya dari segala penyakit lain. Apabila penyakit cinta menimpa seseorang, maka dia tdk akan ditimpa penyakit lain; ruhaninya menjadi sehat dan jiwanya menjadi cerah."

9. Cinta yang diceritakan oleh Rumi dan gurunya tersebut tidak lain adalah cinta kepada Tuhan (al-hubb al-Ilahi)

10. Seseorang bertanya kepada Rumi, "Adakah anda mengerti perbedaan antara cinta dan cerdik?" Rumi menjawab : "Cinta adalah pusaka datuk kita, Adam, sementara cerdik adalah barang dagangan setan".

11. Orang yg bertanya itu adalah seorang Sufi dan menggeleng gelengkan kepalanya seraya berkata, :

"Kecerdikan orang budiman ialah kepercayaan pada diri dan akalnya, sedangkan pecinta bersikap pasrah. Adapun akal ialah suatu perjalanan, yg dgn perjalanan itu manusia sampai ke pantai dan kadang2 juga bisa tenggelam.
Adapun cinta ialah kapal Nabi Nuh as, yg penumpangnya terhindar dari kekawatiran karam."

12.        Sesungguhnya cinta itu kekal. Jadi, harus diberikan kpd yg kekal pula. Ia tdk pantas diberikan kpd yg ditakdirkan menjadi fana'&binasa.

13. Cinta, ujar Rumi, adalah penyembuh bagi kebanggaan dan kesombongan, dan pengobat bagi kekurangan diri.

14. Cinta adalah bara api yang siap menyala dan membakar segalanya, selain yang dicinta.

15. Tauhid adalah pedang yg jika diayunkan oleh pemiliknya akan dapat membabat semuanya, selain Allah swt

16. Cinta adalah Rasa dan hanya bisa dipahami oleh orang yang telah merasakannya.



Description: Deskripsi Anda Disini Rating: 4.5

Wednesday, May 2, 2012

Rahasia"Rahasia"~ Gus Candra Malik




1.Rahasia adalah rahasia. Rahasia tetaplah rahasia. Tidak ada rahasia yang bocor. Jika bocor, maka ia bukan rahasia lagi.

2.Rahasia umum ya rahasia untuk umum. Bukan untuk khusus. Haha. Lha Sampeyan orang umum apa ora umum? :))

3.Ada sedikitnya dua cara menyimpan rahasia: disimpan di tempat terbuka [terang] dan disimpan di tempat tertutup [tersembunyi].

4.Disimpan di tempat terbuka, rahasia menjadi mudah diakses siapa pun sehingga tak bernilai dan tak terjual.

5.Gara2 disimpan di tempat tertutup, rahasia menjadi susah diakses siapa pun sehingga tak ternilai dan tak terbeli.

6.Karena tak bernilai dan tak terjual, rahasia tergeletak begitu saja tanpa ada yang meyakini bahwa ia sesungguhnya rahasia. Aman.

7.Karena tak ternilai dan tak terbeli, rahasia tersembunyi entah di mana tanpa ada yang tahu bagaimana mendapatkannya. Aman.

8.Pemegang rahasia adalah bagian dari rahasia itu sendiri. Ia pun rahasia dan dirahasiakan. Rahasia tak boleh bocor setetes pun.

9.Bila berupa perintah, maka rahasia bersifat perintah putus. Dan, isinya adalah perintah untuk menyambungkan yang putus-putus.

10.Hanya agen rahasia yang bisa membaca sandi. Dan, sandi itu untuk dibaca dan dilaksanakan, bukan untuk ditafsir dan diperdebatkan.

11.Sandi itu sign, sinyal, simbol, kode, tanda, petunjuk, peringatan, atau bahasa Qur'an-nya: ayat. Sifatnya, ya itu tadi: rahasia.

12.Allah berfirman,"Kami menurunkan Al Qur'an dan kami menjaga kemurniannya." Nah, ayat/sandi Al Qur'an dijaga agar tidak bocor.

13.Allah sebaik-baik Penjaga. Penjagaan Allah sebaik-baik penjagaan. Allah menjaga kemurnian Al Qur'an, maka ayatNya tidak ternodai.

14.Perintah Allah pun sejak awal sangat jelas: Iqra! Bacalah! Seperti yang kubilang tadi: sandi/ayat untuk dibaca, bukan ditafsir.

15.Melihat realita sekarang betapa banyak orang menafsir, berbantah, berdebat tentang Al Qur'an, menunjukkan rahasia Allah terjaga.

16.Yang sesungguhnya ditafsir, dibantah dan diperdebatkan adalah isi kepala mereka sendiri. Makin banyak kepala makin banyak tafsir.

17.Tafsir, bantah-membantah, dan perdebatan itu samasekali tidak menyentuh esensi Al Qur'an yang kemurnian sandi2nya dijaga Allah

18.Ibarat peta, Al Qur'an tidak hanya berisi petunjuk, kabar gembira, dan peringatan, tapi juga jebakan agar 'harta karun' aman.

19.Hanya agen rahasia, pemegang rahasia, dan bagian dari rahasia itu sendiri yang bisa membaca dan mendapat akses sandi2 Al Qur'an

20.Selebihnya, mereka yang beradu tafsir, saling berbantah dan berdebat justru memperkuat sistem pertahanan agar rahasia terjaga.

21.Begitulah rahasia bekerja merahasiakan rahasianya sendiri. Sssstttt... Ini rahasia ya. Jangan percaya ini rahasia! Rahasiakan!


Description: Deskripsi Anda Disini Rating: 4.5

NgaTer - Ngaji di Twitter




Twitter,tak seharusnya hanya di  jadikan sebagai tempat untuk  mengisi waktu luang dengan mentwitkan hal yang tidak penting.Tapialangkah baiknya jika, Twitter kita jadikan tempat untuk menjalin silaturahmi dengan teman jauh,saudara,keluarga, ataupun yang lain-lain.
Kalau mau,kita bisa belajar banayk di Twitter, baik dari hal yang umum ataupun tentang agama. Gunakanlah Twitter sebaik mungkin.Ini adalah beberapa Akun twitter yang saya follow dan bisa mengambil pelajaran atau menjadi tempat #ngaji di twitland :


Tuhan-lah satu-satunya yang ada, yang berhak bersikap diktator dan otoriter, sbgmn pelukis berhak menyayang lukisannya atau merobek robeknya

Aku bukan utara, timur, selatan, barat. Aku bukan arah bagi diriku. Aku tepat berada pada diriku sendiri. Akulah penentu segala penjuru.

Kenapa aku suka senja? Karena negeri ini kebanyakan pagi, kekurangan senja..kebanyakan gairah, kurang perenungan


Seperti berdiri diatas bukit yang genting. Sewaktu teriak keluh dan doa harapan dirasa tak beda.

Terang tak akan abadi, gelap akan datang.. Bersiaplah.. Temukan cahaya.. Yang tak pernah mati. -jangan lalai-

Sekian dulu, akun akun diatas hanya gambaran besarnya saja bagi kita, bahwa di dunia Twitterpun kita bisa belajar, bahkan banyak ilmu yang bisa diperoleh di Twitter yang tidak diajarkan di sekolahan ataupun di perkuliahan.
Masih banyak akun-akun yang seperti itu,tapi karena sekarang sudah jam 1:54 WIB, maka diteruskan kapan kapan saja. terima kasih.... 

follow @ApriadiFauzan



Description: Deskripsi Anda Disini Rating: 4.5